Kekurangan dan kelebihan plafon PVC, Gypsum, dan GRC (Papan semen)

Hai teman-teman, pernah gak teman-teman ke pikiran plafon rumah kalian bagusnya mau pakai plafon jenis apa ya? apa teman-teman tau apa itu plafon dan fungsi nya? Sebelum nya apakah teman-teman pernah kepikiran ingin menggunakan plafon apa untuk di rumah impian teman-teman nantik nya?

Nah, jika teman-teman masih bingung ingin menggunakan plafon apa, disini kami dari tim Permata akan memberitahukan beberapa kekurangan dan kelebihan dari masing-masing jenis plafon.

1. Plafon PVC

Kelebihan plafon PVC:
Tahan terhadap air : ini salah satu keunggulan utama dari menggunakan plafon PVC.
Pemasangan yang lebih mudah : sehingga lebih menghemat waktu Ketika pemasangan dan tidak perlu pengecatan karena sudah memiliki motif.
Tidak merambat api : jika terjadi hal yang tidak di inginkan seperti kebakaran maka plafon PVC ini tidak merambat api.
Anti rayap : karena tebuat dari bahan PVC (Polyvinyl chloride) maka dapat dipastikan bahwa plafon ini tahan terhadap rayap.
Perawatan lebih minim : Karena tahan terhadap air apabila kotor atau berdebu tinggal di lap maka biaya perawatan plafon PVC lebih minim dari pada plafon lain.

Kekurangan plafon PVC:
Biaya pemasangan awal yang lebih mahal jika di bandingkan dengan plafon jenis lain.
Masih bisa terbakar : walaupun plafon PVC tidak merambat api tidak menutup kemungkinan jika plafon terkena api dalam waktu yang cukup lama makan plafon akan dapat terbakar juga.

2. Plafon Gypsum

Kelebihan plafon Gypsum:
Biaya pemasangan awal yang lebih murah
Bisa mengganti warna jika bosan : karena pemasangan plafon gypsum melalui tahap pengecatan jika teman-teman sudah bosan dengan warna yang sudah ada dapat melakukan pengecatan ulang.
Mudah dibentuk : kelebihan ini tidak banyak dimiliki oleh jenis plafon lainnya, karena mudah dipotong dan didempul maka plafon gypsum ini sangat mudah di bentuk dengan motif yang diinginkan.
Daya tahan terhadap suhu panas : karena terbuat dari bahan mineral yang berasal dari endapan alam maka lebih baik mengatasi suhu panas di suatu ruangan dari pada PVC / GRC (Papan semen).

Kekurangan plafon Gypsum:
Tidak tahan terhadap air : jika terkena air maka plafon gypsum akan rusak.
Mudah berjamur : jika sudah lama terkena air dan tidak di perbaiki maka plafon gypsum akan berjamur.
Biaya perawatan yang cukup tinggi : terutama untuk rumah yang berumur sudah lebih dari 10 tahun.

3. Plafon GRC (Papan semen)

Kelebihan plafon GRC (Papan semen):
Tahan air : karena bahan dasar GRC terbuat dari pasir halus, semen, polimer akrilik, dan serat kaca maka plafon ini diklaim tahan terhadap air.
Tidak merambat api : plafon GRC merupakan jenis plafon yang tahan terhadap api.
Biaya pemasangan awal yang lebih murah.

Kekurangan plafon GRC (Papan semen): 
Mudah terjadi retak rambut pada sambungan antar papan : hal ini sudah rumla di ketahui oleh tukang / kontraktor, dikarenakan adanya penyusutan dan pemuaian maka plafon GRC (Papan semen) sering terjadi retak rambut.
Masih bisa terbakar : material ini juga akan terbakar jika terkena api dalam waktu yang cukup lama.
Masih bisa rusak oleh cuaca : jika terlalu sering terkena cuaca panas dan hujan secara langsung di luar dalam kurun waktu yang lama material ini juga bisa menjadi rusak.

Nah, sekarang teman-teman sudah tau apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis plafon kan? Jadi teman-teman sudah bisa menentukan ingin memakai plafon jenis apa nantinya.

*info ini hanya pendapat dan opini kami sendiri yang kami sampaikan untuk edukasi. Tidak bermaksud untuk merugikan beberpa pihak yang terlibat*

Bagi teman-teman yang ingin berkonsultasi dengan kami, teman-teman bisa berkonsultasi secara GRATIS di WA kami (0822 8580 8188).